Startup Indonesia Berkembang Pesat, Kapan Anda Mulai?

Startup Indonesia Berkembang Pesat, Kapan Anda Mulai?

Ilustrasi: get2growth.com
Ilustrasi: get2growth.com

Fenomena Startup memang sedang jadi tren di Indonesia. Bahkan, perkembangannya bisa dibilang cukup menggembirakan. Dalam hitungan tahun, bahkan bulan, founder-founder baru “meresmikan” berdirinya Startup mereka.

Menurut pantauan Dailysocial, saat ini Indonesia memiliki setidaknya 1.500 perusahaan Startup, yang umumnya bergerak di bidang teknologi. Tak heran, potensi pengguna internet di Indonesia yang terus meningkat pesat menciptakan lahan basah bagi Startup untuk tumbuh subur.

Menurut data yang dirilis APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia), jumlah pengguna internet di Indonesia sepanjang tahun 2014 sebesar 88,1 juta. Angka tersebut naik dari 71,2 juta di tahun sebelumnya. Tahun 2015 ini, hampir bisa dipastikan jumlahnya akan terus naik. Tak heran jika para founder yang melihat potensi ini lalu mendirikan Startup yang berbasis teknologi.

Tak hanya itu, perkembangan Startup di Indonesia juga tak lepas dari meningkatnya daya beli masyarakat. Naiknya pendapatan perkapita orang Indonesia tentu ikut mempengaruhi perkembangan perusahaan rintisan.

Beberapa Golongan Startup

Menurut CEO Dailysocial Rama Mamuaya, secara umum Startup di Indonesia bisa digolongkan dalam tiga kelompok, yaitu Startup pencipta game, Startup aplikasi edukasi serta Startup perdagangan seperti e-commerce dan informasi.

Menurutnya, Startup game dan aplikasi edukasi punya pasar yang potensial dan terbuka di Indonesia. Hal ini dikarenakan proses pembuatan game dan aplikasi edukasi relatif mudah.

Dengan berkembangnya media sosial dan smartphone, pasar untuk mobile game dan social game semakin besar. Sementara itu untuk aplikasi atau website yang bergerak di bidang e-commerce dan informasi, Rama menilai tantangannya di Indonesia masih cukup besar dikarenakan masih minimnya penggunaan kartu kredit. Namun untuk yang berbau informasi atau berita berbagai tema, perkembangannya justru jauh lebih pesat lagi.

Namun apapun jenisnya, peluang Startup masih cukup besar. Pengguna kartu kredit di Indonesia, walaupun tak se-massive di mancanegara, terus bertumbuh. Lagipula, walaupun saat ini tren Startup mengarah kepada teknologi, bukan tak mungkin Startup di bidang lain juga akan menikmati kesuksesan yang sama. Alasannya?

Saat ini sudah banyak berdiri komunitas dan inkubator yang bisa membantu Startup baru “belajar jalan” sebelum bisa berlari dengan kakinya sendiri.

Inkubator dan Investor

Beruntung bagi Anda yang ingin memulai usaha, khususnya Startup, kini telah banyak berdiri komunitas yang berisikan founder-founder Startup, seperti Bandung Digital Valley, Jogja Digital Valley, juga ada beberapa inkubator seperti Ikitas di Semarang, Stasion di Malang, juga inkubator-inkubator yang dibuat oleh beberapa perusahaan besar di Indonesia.

Komunitas dan inkubator akan membantu para pemula di bidang wirausaha untuk saling berbagi ilmu, konsultasi, bahkan hingga menjaring investor. Dengan informasi yang berputar dalam komunitas, Anda bisa mengikuti kompetisi Startup yang diadakan beberapa perusahaan besar, seperti kompetisi yang pernah diselenggarakan Telkom.

Satu lagi yang juga penting, rahasia sukses Startup adalah tim yang solid, karena dengan adanya tim yang solid, bukan hanya melahirkan ide, tapi memastikan ide-ide tersebut dieksekusi dengan baik. Dengan ide dan eksekusi yang tepat, tentunya Anda tidak akan kesulitan menarik minat masyarakat maupun mencari investor.

Nah, kini sudah paham ‘kan kenapa Anda harus segera mengenyahkan keraguan dan memulai bisnis Anda sendiri? Siapa tahu, dari tangan Anda akan lahir Kaskus, Traveloka, Tokopedia, atau Qraved yang lain!***

Incoming search terms:

ilustrasi Motivasi,startup fintec mulai berkembang,komunitas pencipta startup,motivasi startup,mulai startup

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *