Cara Membuat Marketing Plan: Enam Langkah Strategis Membuat Social Media Marketing Plan

Cara Membuat Marketing Plan: Enam Langkah Strategis Membuat Social Media Marketing Plan

Seperti membuat marketing plan konvensional, membuat social media marketing plan bukanlah perkara mudah.

Sebagian pemilik online shop tidak memiliki social media marketing plan yang baik, dan sembarangan posting status untuk memasarkan produk.

Bahkan banyak yang menggunakan metode junk comment dan spamming, keduanya ilegal dan tidak efektif.

idealnya, pemasaran online via media sosial harus memiliki dasar planning yang baik…

… pada tiap tweet, posting gambar atau link di media sosial yang Anda miliki.

Ya! Pada tiap posting Anda, harus tercermin planning marketing yang Anda buat. Dan mengarahkannya pada goal dari planning tersebut.

Sulit memang, jika Anda membayangkannya. Jadi, ayo langsung praktekkan enam langkah strategis membuat marketing plan sosial media berikut! (more…)

Incoming search terms:

membuat marketing plan,cara kerja Marketing Plan Multimedia Freelance (MM),contoh smart goal,cara membuat marketing plan,cara menyusun marketing plan

Read More

Media Sosial dan Perilaku Konsumen: Mitos dan Fakta

socialmedia

Media sosial kini makin digemari oleh para pengguna internet, begitu juga mereka yang terlibat dalam transaksi jual beli, baik itu brand owner maupun konsumen brand. Bagi para brand owner, media sosial sebagai salah satu media komunikasi brand mereka, dianggap mampu untuk mendongkrak baik popularitas maupun jumlah penjualan brand itu sendiri. Media pun turut meramaikan gegap gempita media sosial ini sehingga para brand owner merasa belum mantap jika brand mereka tidak eksis di media sosial.

Anggapan ini tidak sepenuhnya salah. Namun tahukah Anda, bahwa banyak anggapan mengenai perilaku konsumen brand Anda di media sosial yang ternyata hanya mitos belaka?

Mitos #1. Media Sosial Memicu Traffic yang Lebih Tinggi Daripada Mesin Pencari (Search Engine)

Kebanyakan dari perusahaan-perusahaan yang memperoleh traffic yang lebih tinggi daripada menggunakan search engine adalah perusahaan media. Perusahaan media ini menjangkau para konsumennya dengan efektif melalui media sosial dengan informasi sebagai komoditi utama brand mereka.

Namun tidak demikian halnya dengan perusahaan business to consumer (B2C) biasa yang mengandalkan penjualan brand langsung dari produsen kepada konsumennya, seperti usaha yang sedang Anda geluti sebagai brand owner saat ini.

Sebuah studi yang dilakukan Forrester Research dan GSI Commerce menunjukkan bahwa media sosial jarang mendongkrak penjualan brand Anda –  data yang ada mengindikasikan bahwa kurang dari 2% transaksi adalah hasil dari konsumen yang datang melalui media sosial. Penelitian ini menunjukkan bahwa promosi melalui search engine lebih efektif untuk mengubah pengunjung situs Anda menjadi konsumen aktif. (more…)

Incoming search terms:

Siapa yang mengamati anda di sosial media,Dampak media sosial bagi konsumen,dampak media sosial terhadap konsumen,dampak search engine bagi perilaku konsumen,fakta penelitian tentang sosial media

Read More