Cara Membuat Marketing Plan: Enam Langkah Strategis Membuat Social Media Marketing Plan

Cara Membuat Marketing Plan: Enam Langkah Strategis Membuat Social Media Marketing Plan

Seperti membuat marketing plan konvensional, membuat social media marketing plan bukanlah perkara mudah.

Sebagian pemilik online shop tidak memiliki social media marketing plan yang baik, dan sembarangan posting status untuk memasarkan produk.

Bahkan banyak yang menggunakan metode junk comment dan spamming, keduanya ilegal dan tidak efektif.

idealnya, pemasaran online via media sosial harus memiliki dasar planning yang baik…

… pada tiap tweet, posting gambar atau link di media sosial yang Anda miliki.

Ya! Pada tiap posting Anda, harus tercermin planning marketing yang Anda buat. Dan mengarahkannya pada goal dari planning tersebut.

Sulit memang, jika Anda membayangkannya. Jadi, ayo langsung praktekkan enam langkah strategis membuat marketing plan sosial media berikut!

Mengenal Dasar Social Media Marketing Plan

Untuk memastikan strategi pemasaran Anda sukses, Anda harus membuat target pencapaian yang mantap.

Target pencapaian (selanjutnya kita sebut dengan goal) tersebut membantu Anda menentukan sikap dan strategi, jika pemasaran melalui media sosial yang Anda lakukan tidak sesuai dengan harapan yang tercermin dalam goal tadi.

Menentukan goal dalam social media marketing, Anda harus memiliki parameter pengukuran.

Parameter yang sering digunakan adalah jumlah like dan follower, untuk menunjukkan minat pengguna media sosial pada produk perusahaan Anda ….

….. dan jumlah share, retweet, like posting, engagement pada postingan Anda serta jumlah traffic yang berasal dari media sosial milik perusahaan atau produk Anda sebagai alat pemasaran online.

Evan Lepage, seorang pakar social media marketing menggunakan formulasi S.M.A.R.T untuk menentukan goal dan parameter yang Anda perlukan untuk membuat social media marketing plan.

Penjelasan dan rinciannya begini

S: Specific, Anda harus menargetkan goal dan parameter dengan spesifik

M: Measurable, goal dan parameter tersebut harus dapat diukur untuk memudahkan analisis dan mengatur strategi

A: Attainable, dapat direalisasikan

R: Relevant, goal dan parameternya harus relevan, contoh: sebagai sebuah goal, popularitas parameter yang relevan adalah jumlah like dan retweet.

T: Time-bound, penentuan tercapai atau tidak sebuah goal adalah proses evaluasi parameter dalam kurun waktu tertentu.

Nah, sebagai contoh.

Target social media marketing Anda pada periode 7 hari adalah tiga share produk di Fanspage Facebook, dan goal yang harus dicapai adalah 50 like, 25 share, dan traffic dari Facebook sebanyak 70 kunjungan ke website yang disertakan.

Anda dapat mempelajari S.M.A.R.T goal dari link berikut [Learn S.M.A.R.T goal]

Melakukan Audit Impact Social Media Pada Blog atau Website Perusahaan Anda dan Perusahaan Kompetitor Anda

Setelah membuat goal dan menentukan parameternya, Anda harus melakukan sedikit riset atau audit sederhana.

Audit yang akan Anda lakukan antara lain melihat seberapa besar peranan social media pada popularitas produk perusahaan Anda dan perusahaan kompetitor.

Tujuannya?

Tujuannya adalah menentukan media sosial manakah yang paling efektif mengenalkan produk Anda dan kompetitor Anda.

Dan bagaimana kenampakan produk Anda (social media presence).

Caranya?

Ada dua metode yang dapat Anda gunakan,

Pertama dengan social media audit template yang dirancang oleh hootsuite.com yang dapat Anda download disini [Hootsuit Social Media Audit Template].

Lakukan tiap step yang dicantumkan dalam template tersebut dan masukkan hasilnya pada tabel-tabel yang disertakan.

Dari hasil analisis dalam tabel tersebut, akan terlihat jelas media sosial manakah yang memberi dampak signifikan pada popularitas perusahaan atau produk Anda.

Langkah kedua adalah dengan menggunakan fitur Google Analytics. Anda tidak perlu mencari satu-persatu link media sosial dimesin pencari.

Google Analytics sendiri yang akan mencarikannya untuk Anda. Contohnya seperti dibawah ini,

cara membuat social media marketing plan

Dari tabel diatas, dapat diketahui bahwa media sosial yang memberi dampak signifikan pada situs x adalah Twitter, Facebook, LinkedIn, Google+ dan Disqus.

Jadi, pemilik perusahaan x atau manager media social perusahaan tersebut harus memfokuskan marketingnya pada empat media sosial tersebut untuk meningkatkan penjualan.

Membuat Profil Media Sosial yang Benar dan Profesional

Profil media sosial mencerminkan citra dan cita perusahaan Anda.

Jadi Anda harus membuat profil media sosial yang elegan, profesional dan memasukkan message marketing pada profil tersebut. [Baca: Panduan Marketing Lengkap]

Seperti yang Kami sadur dari Hootsuite.com, berikut idealnya sebuah info profil media sosial perusahaan dibuat

membuat plan social media marketing
Profil media sosial yang dilengkapi informasi perusahaan dan message marketing perusahaan adalah contoh plan social media marketing yang baik (image courtesy: http://blog.hootsuite.com)

Gunakan Profil Mereka yang Sudah Populer Sebagai Inspirasi

Alasan utama pengusaha aktif memasarkan usaha mereka di media sosial adalah untuk menjangkau calon pembeli potensial yang juga aktif disana.

Fakta tersebut juga pasti diikuti dan diketahui kompetitor Anda. Bahkan, bisa saja mereka sudah lebih dulu sukses.

Menyebalkan memang, tapi ikutilah pepatah.

Jadi carilah kompetitor-kompetitor usaha Anda yang populer dan meraup banyak keuntungan dari media sosial.

Perhatikan strategi apa yang mereka gunakan, konten apa yang mereka share dan mendapatkan respon baik.

Lalu gunakan hasil riset tersebut untuk mengevaluasi strategi marketing Anda serta implementasikan hasilnya pada sosial media Anda.

Membuat Strategi dan Membuat Marketing Plan Media Sosial yang Baik

Selanjutnya adalah membuat marketing plan untuk media sosial Anda.

Seperti sebuah proposal usaha dan bisnis plan, marketing plan untuk sosial media Anda harus merinci alasan, target dan pendanaan yang baik, dari pemasaran via media sosial Anda.

[Baca: Panduan Lengkap Cara Membuat Proposal Bisnis]

Tapi bedanya, pada social media marketing plan, Anda harus menentukan pula content marketing plan dengan beberapa kriteria berikut:

  • Jenis konten yang akan Anda posting dan share pada media sosial perusahaan atau produk Anda
  • Waktu dan frekuensi posting konten
  • Target audience dari konten yang Anda posting
  • Bagaimana cara konten itu dibuat atau didesain
  • Bagaimana Anda mempromosikan konten tersebut.

Nah, dari poin-poin diatas, Anda dapat membuat semacam jadwal dan to do list untuk sosial media Anda.

to do list media sosial tersebut berisi hal-hal berikut:

  • Waktu Anda memposting konten
  • Tipe konten yang akan Anda posting
  • Topik dari konten tersebut
  • Judul atau pesan dari konten

Jadi gambarannya adalah seperti ilustrasi dari Hootsuite.com berikut

membuat marketing plan sosial media
Contoh to do list dan kalender content marketing yang baik untuk membuat marketing plan sosial media Anda (Image courtesy:http://blog.hootsuite.com)

Menguji dan Mengevaluasi Marketing Plan Media Sosial yang Anda Buat

Langkah terakhir adalah mencoba mengimplementasikan dan mengevaluasi planning pemasaran melalui media sosial yang telah Anda buat.

Respon konsumen bisa dijadikan indikator evaluasi planning pemasaran media sosial.

Respon seperti jumlah share, like dan tanggapan konsumen dapat Anda gunakan untuk mengetahui apakah konten yang Anda posting sudah tepat dan dapat diterima dengan baik oleh mereka.

Jadi, selain menjadi pengelola, Anda juga harus menjadi seorang pengayom yang mengerti apa permintaan dan harapan seorang konsumen melalui komentar, sharing dan feedback dari mereka.

Jangan hanya mementingkan traffic dan jumlah comment atau like saja.

Disclaimer dan Sumber Pustaka

Artikel ini disusun berdasarkan artikel-artikel berikut:

Social Media Marketing Plan – Hootsuite.com

7 Ways to Evaluate Your Marketing Plan  smallbusiness.chron.com/

Incoming search terms:

membuat marketing plan,cara kerja Marketing Plan Multimedia Freelance (MM),contoh smart goal,cara membuat marketing plan,cara menyusun marketing plan

admin

Freelance Copywriter, Blogger dan Pegiat Internet Marketing

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *